Memperhatikan Peran Guru

Mengajar dalam Kelas
Jumat kemarin (25/11), kita memperingati Hari Guru Nasional. Peringatan tersebut sebagai tanda penghargaan terhadap guru. Betapa peranan seorang guru sangatlah penting bagi pencerdasan kehidupan bangsa. Sampai-sampai negara-negara maju seperti Cina, Jepang, dan Singapura memperketat dalam seleksi penerimaan guru. Hal ini berbeda dengan negara kita yang masih terkesan longgar.

Mestinya pemerintah harus semakin serius melakukan rekrutmen calon anggota guru. Pemerintah harus ketat dengan kriteria kompetensi yang telah ditetapkan bagi siapa saja yang ingin masuk menjadi guru. Setidaknya, bertambah besarnya tunjangan yang dikucurkan terhadap profesi guru berbanding lurus dengan peningkatan kualitas. Meski dalam beberapa kasus proses pemberian tunjangan seringkali di panggkas oleh pihak pemerintah daerah bidang pendidikan.

Tak salah apabila di beberapa daerah masih ditemukan kejanggalan dan kesenjangan tunjangan dibanding dengan yang diterima guru-guru di perkotaan. Padahal memberikan perhatian yang besar serta memperlakukan adil terhadap semua guru adalah hal yang sangat penting. Agar setiap guru merasakan penghargaan yang sama. Tidak dibeda-bedakan.

Pada momentum peringatan Hari Guru Nasional inilah menjadi evaluasi penting bagi pemerintah dalam mewujudkan perhatian yang sama terhadap semua guru yang ada di pelosok-pelosok negeri. Semua guru sama. Mereka adalah pahlawan bagi peningkatan sumber daya manusia Indonesia. Kebangkitan dunia pendidikan dimulai dari kebangkitan seorang guru. Apabila guru diperhatikan dengan baik kemungkinan besar mereka akan termotivasi dengan serius mengelola lembaga pendidikan. 

Memperhatikan guru sama halnya dengan memperhatikan masa depan generasi-generasi muda. Penting bagi semua pihak memahami peran strategis guru dalam membangun bangsa yang memiliki masyarakat cerdas, kompetitif dan bermartabat. Sehingga masyarakat Indonesia tidak hanya dikenal oleh dunia luar sebagai negara tertinggal-penuh dengan TKI terbelakang.

Tentu, komitmen besar pemerintah terhadap peningkatan kesejahteraan guru perlu dibarengi dengan keseriusan para guru dalam berbenah diri, introspeksi, dan berkerja lebih serius lagi meningkatkan kualitas dan kompetensinya. Dari sinilah kemudian cita-cita akan terwujudnya pendidikan yang berkualitas bisa tercapai. Dimana akan lahir masyarakat yang mampu memanfaatkan potensi alam berlimpah dengan sebaik-baiknya demi terwujudnya masyarakat yang sejahtera serta mandiri.

Kualitas Menjadi Prioritas
Kita berharap besar terhadap upaya pemenuhan guru berkualitas bisa secepat mungkin tercapai. Dimana saat ini guru di Indonesia yang berjumlah sekitar empat juta orang sementara yang sudah mendapatkan sertifikasi baru sekitar 35%. Kendalanya adalah banyak guru tidak memenuhi kualifikasi sertifikasi, yaitu di antaranya harus lulus Strata 1 (S-1) dan belum bisa memenuhi masa kerja yang disyaratkan. Semua dari kita tentu memimpikan akan terwujudnya target pemerintah pada tahun 2013 proses sertifikasi guru selesai tuntas, dimana sudah sejak awal Kemendikbud menargetkan 300 ribu guru tersertifikasi setiap tahunnya. 

Memang ada banyak persoalan yang tengah menyelimuti dunia pendidik kita seperti yang ungkapkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, baik dari soal kompetensi, profesionalitas, kesejahteraan, dan distribusi guru yang tidak merata di beberapa daerah terpencil. Maka perencanaan yang matang harus diberengi dengan realisasi yang bagus pula. Bukan hanya bermain-main program di atas kertas.

Kita yakin pemerintah telah bekerja keras untuk meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme guru. Sejak empat tahun yang lalu pemerintah memberikan tunjangan profesi yang cukup besar setara dengan gaji pokok bagi guru yang melewati proses sertifikasi pendidikan dan memenuhi persyaratan. Hal ini dilandasi persepsi bahwa kualitas sekolah dan anak didik sangat bergantung pada kualitas guru.

Semoga peringatan demi peringatan yang dirayakan untuk mereflesikan Hari Guru Nasional bisa meningkatkan kesadaran dan komitmen pemerintah serta kalangan guru dalam meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan sesuai dengan tema rencana acara yang akan dilaksanakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Sentul International Convention Center Bogor Jawaba Barat pada 30 November mendatang yaitu “Meningkatkan Peran Strategis Guru untuk Membangun Karakter bangsa; Peningkatan Kinerja guru untuk Pendidikan Bermutu”.

Komentar

ROSADI 87 mengatakan…
luar biasa menginspirasi bang Nurul
salam
koleksiceritalengkap.blogspot.com
M Nurul Ikhsan Saleh mengatakan…
Terimaksih banyak Rosadi buat apresiasinya atas tulisan ini. Semoga memberikan manfaat. Amien. Salam balik :-)

Postingan Populer